<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JOGJA / YOGYAKARTA - Tujuan Wisata Utama di Pulau Jawa, Indonesia</title>
	<atom:link href="http://jogjos.com/id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjos.com/id</link>
	<description>JOGJA atau YOGYAKARTA adalah tujuan wisata utama di Pulau Jawa, Indonesia, dengan beragam obyek wisata alam dan budaya. JogJOS.COM menyajikan informasi tentang obyek wisata, hotel, rental mobil dan segala informasi wisata di Jogja / Yogyakarta.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 02:35:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Candi Borobudur, Kuil Budha nan Agung</title>
		<link>http://jogjos.com/id/candi-borobudur-kuil-budha-nan-agung/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/candi-borobudur-kuil-budha-nan-agung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 02:35:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Hanya ada satu ungkapan untuk Candi Borobudur: megah luar biasa! Terletak di kota Magelang Jawa... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/candi-borobudur-kuil-budha-nan-agung/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-133" title="Candi Borobudur" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-1.jpg" alt="" width="600" height="397" /></a></p>
<p>Hanya ada satu ungkapan untuk Candi Borobudur: megah luar biasa! Terletak di kota Magelang Jawa Tengah sekitar 40 kilometer dari Jogja, salah satu warisan keajaiban dunia yang dipatenkan oleh UNESCO termasuk salah satu bangunan sejarah yang paling bergengsi di Indonesia.</p>
<p><span id="more-132"></span></p>
<p>Candi ini terdiri dari enam panggung persegi yang kemudian ditumpuk oleh tiga panggung berbentuk lingkaran. Keseluruhan panel di Borobudur dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 patung Budha. Di bagian paling atas, yang terletak di tengah serambi teratas, berdiri kubah utama yang dikelilingi oleh 72 patung Budha yang diletakkan di dalam stupa-stupa berlubang.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-134" title="Borobudur" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-2.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Candi yang memiliki tinggi 34,5 meter ini merupakan tempat suci untuk beribadah dan tempat ziarah umat Budha. Arsitektur dan fungsi candi ini juga  mendukung umat Budha sebagai tempat memanjatkan doa. Panel relief pada candi mencerminkan ajaran Budha yang berfungsi sebagai media edukasi bagi mereka yang ingin mempelajari ajaran ini. Perjalanan bagi para peziarah dimulai di panggung dasar Borobudur dan terbagi dalam tiga bagian ke atas sesuai tiga tingkat kosmologi Budha. <em>Kamadhatu</em>, bagian dasar Borobudur melambangkan keinginan duniawi. Empat tingkat di atasnya adalah <em>Rupadhatu </em>yang melambangkan bentuk manusia yang bebas dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat ini, patung-patung Budha ditempatkan di udara terbuka. Sementara di tingkat berikutnya, <em>Arupadhatu, </em>melambangkan <em>formlessness</em> di mana patung-patung Budha ditempatkan di dalam stupa berlubang. Kubah paling atas dinamakan Arupa dan melambangkan nirwana. Perjalanan ziarah menaiki candi ini melalui tangga dan koridor-koridor kecil mengelilingi serambi.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-135" title="Candi Borobudur Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Borobudur dicatat sebagai candi Budha terbesar di abad ke-9. Dibangun oleh Raja Samaratungga, raja Kerajaan Mataram Kuno dan keturunan Dinasti Sailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungun, Borobudur sudah selesai dibangun pada 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak awal konstruksi dimulai. Untuk pemilihan nama, beberapa orang mengatakan bahwa nama Borobudur berasal dari kata <em>budhara </em>yang berarti gunung berteras atau ada yang bilang namanya diambil dari nama desa <em>Budur </em>dekat candi. Pada abad ke-14, bukti menunjukkan bahwa Borobudur terbengkalai menyusul terpuruknya umat Buddha dan Hindu di kerajaan Jawa, dan konversi Jawa ke Islam. Keberadaan Borobudur kemudian ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles setelah candi ini terkubur sekian lama sejak letusan Gunung Merapi. Sejak itu, Borobudur pernah mengalami pemugaran. Proyek pemugaran terbesar dilakukan antara tahun 1975 dan 1982 oleh pemerintah Indonesia dan UNESCO.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-136" title="Stupa Budha Borobudur" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/borobudur-4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sampai saat ini, Candi Borobudur masih merupakan salah satu atraksi yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan di Indonesia, dan masih aktif digunakan untuk beribadah. Acara yang paling populer di Borobudur adalah perayaan hari Waisak dimana umat Budha dari seluruh Indonesia (dan bahkan dunia) merayakannya bersama di candi ini. Lingkungan Borobudur juga memegang daya tarik di mana orang dapat menikmati pemandangan indahnya dari berbagai sudut dari desa-desa terdekatnya.</p>
<p><strong>Alamat</strong>: Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°36&#8217;28.3&#8243; E110°12&#8217;13.5</p>
<p>Penulis: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/candi-borobudur-kuil-budha-nan-agung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jagang Vredeburg Disuntik Rp2 M</title>
		<link>http://jogjos.com/id/jagang-vredeburg-disuntik-rp2-m/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/jagang-vredeburg-disuntik-rp2-m/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 07:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Pemprov DIY akan mengaktifkan kembali jagang di sekitar Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta. Jagang yang mirip... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/jagang-vredeburg-disuntik-rp2-m/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/vredeburg.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-128" title="benteng vredeburg yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/vredeburg.jpg" alt="" width="604" height="403" /></a></p>
<p>Pemprov DIY akan mengaktifkan kembali jagang di sekitar Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta. Jagang yang mirip dengan kanal pintu air ini rencananya dijadikan tempat wisata baru.</p>
<p><span id="more-127"></span></p>
<p>Ini merupakan upaya menarik wisatawan yang banyak memadati kawasan Nol Kilometer. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto kemarin mengatakan, sebenarnya jagang di lokasi ini sudah ada sejak lama.Pintu air ini berada di sisi barat di pintu masuk Benteng Vredeburg. Dulunya difungsikan sebagai bagian untuk pertahanan benteng. Pemprov DIY telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2 miliar untuk keperluan itu.</p>
<p>Nanti akan dibangun seperti taman dilengkapi sarana dan prasarana pendukung. Kabid Sejarah, Purbakala, danMuseumDinasKebudayaan DIY Nur Sapwika menjelaskan, jagang ini dulunya seperti sungai kecil yang berfungsi mengamankan Benteng Vredeburg.</p>
<p>Sumber: seputar-indonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/jagang-vredeburg-disuntik-rp2-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ullen Sentalu, Museum Seni dan Budaya Jawa</title>
		<link>http://jogjos.com/id/ullen-sentalu-museum-seni-dan-budaya-jawa/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/ullen-sentalu-museum-seni-dan-budaya-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 04:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Museum & Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Mengunjungi museum ini memberi pengalaman ‘bermuseum’ yang berbeda. Ullen Sentalu Museum merupakan salah satu konsep... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/ullen-sentalu-museum-seni-dan-budaya-jawa/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-121" title="Museum Ullen Sentalu Kaliurang Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Mengunjungi museum ini memberi pengalaman ‘bermuseum’ yang berbeda. Ullen Sentalu Museum merupakan salah satu konsep museum yang bersifat <em>moving</em> dan <em>amusing</em>, dengan mengedepankan konsep <em>living museum</em>.</p>
<p><span id="more-120"></span></p>
<p>Tempat ini dikelola oleh Ulating Blencong Foundation dan dipelopori oleh keluarga Haryono untuk melestarikan tradisi Jawa terutama Batik. Barang yang dipamerkan juga tidak mengandalkan jumlah yang banyak, namun lebih dipilih secara hati-hati dan bersifat <em>eclectic</em>. Penamaan label pada barang juga tidak diterapkan, namun lebih mengandalkan <em>tour guide </em>dengan suasana yang lebih dinamis dan santai.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-122" title="Gerbang Museum Ullen Sentalu" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-2.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sebagai jendela peradaban seni dan budaya Jawa, Ullen Sentalu memiliki misi untuk mengumpulkan, mengkomunikasikan dan melestarikan warisan seni dan budaya Jawa yang terancam pudar guna menumbuhkan kebanggaan masyarakat pada kekayaan budaya Jawa sebagai jati diri bangsa.</p>
<p>Museum Ullen Sentalu terletak di kawasan wisata Kaliurang pada seluas tanah berukuran 11.990 m2 bernama Taman Kaswargan. Taman ini berada dalam suatu kawasan bersejarah, seperti Pesanggrahan Ngeksigondo dan Wisma Kaliurang. Pemilihan nama Kaswargan dipilih karena terletak di ketinggian lereng Gunung Merapi dimana masyarakat mengganggap Merapi sebagai salah satu tempat yang sakral. Berlokasi sekitar 24 km dari pusat kota Jogja, pengalaman yang menarik menanti Anda di kawasan sejuk Jogja Utara.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-123" title=" Ullen Sentalu" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-3.jpg" alt="" width="585" height="390" /></a></p>
<p>Bangunan yang mirip dengan kastil ini akan segera menarik perhatian Anda. Detil bangunan Ullen Sentalu didominasi oleh arsitektur yang indah yang bertujuan untuk mengharmonisasikan alam dengan manusia. Memasuki bangunan, Anda akan memasuki ruang selamat datang dimana Anda akan dijelaskan tentang sejarah museum oleh <em>guide</em>. Profil ruang hingga saat ini memiliki beberapa macam, sebut saja Ruang Seni Tari dan gamelan yang memamerkan seperangkat gamelan yang dihibahkan pangeran kesultanan Jogja. Kemudian ada Guwa Sela Giri, sebuah ruang pamer yang dibangun di bawah tanah karena menyesuaikan diri dengan kontur tanah yang tidak rata. Arsitektur Guwa Sela Giri didominasi dengan penggunaan material bangunan dari batu Merapi. Ruang ini memamerkan karya-karya lukis dokumentasi dari tokoh-tokoh yang mewakili figur 4 kraton Dinasti Mataram. Ruangan berikutnya ada 5 ruang yang terletak di area yang berdiri di atas kolam air dengan konsep mengambang dan labirin. Area ini disebut Kampung Kambang. Di 5 ruangan antara lain memamerkan koleksi syair putri Sunan PB XI, koleksi batik, lukisan, dokumentasi foto pribadi dan pernak pernik pribadi keluarga kasultanan. Museum ini tidak hanya didominasi oleh ruang bangunan, namun Taman Kaswargan itu sendiri menjadi sebuah obyek wisata sendiri yang didominasi hutan alami, beberapa patung, dan taman yang menonjolkan atmosfer pegunungan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-124" title="Lorong Ullen Sentalu Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/ullen-4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Pengalaman menarik lainnya dari kunjungan di Ullen Sentalu adalah di akhir tur semua tamu akan mendapat suguhan minuman spesial yang merupakan resep warisan dari Gusti Kanjeng Ratu Mas, putri Sultan Hamengkubuwana VII. Minuman ini memiliki khasiat kesehatan dan awet muda. Di akhir tur ini pula, Anda dapat melihat Beukenhof Restaurant yang masih berada di kawasan Ullen Sentalu dimana para pengunjung dapat menikmati hidangan di dalam gedung yang dirancang dengan gaya arsitektur kolonial. Museum Ullen Sentalu sungguh sebuah pengalaman yang lain dari yang lain.</p>
<p>Harga Tiket: wisatawan internasional US$ 5.00 atau Rp 45.000,00; pelajar atau mahasiswa internasional Rp 25.000,00; pengunjung dewasa Rp 25.000,00; dan pelajar Rp 15.000,00.</p>
<p>Penulis: Sheila Oktya F</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/ullen-sentalu-museum-seni-dan-budaya-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Glagah</title>
		<link>http://jogjos.com/id/pantai-glagah/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/pantai-glagah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 03:55:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Pemandangan indah lain yang bisa Anda temukan di daerah pesisir Laut Selatan adalah Pantai Glagah.... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/pantai-glagah/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-113" title="Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Pemandangan indah lain yang bisa Anda temukan di daerah pesisir Laut Selatan adalah Pantai Glagah. Terletak 40 kilometer di sebelah barat Jogja, di Kabupaten Kulon Progo, Anda akan menemukan pantai yang lapang dengan pemandangan yang menakjubkan.</p>
<p><span id="more-112"></span></p>
<p>Garis pantai yang panjang juga memungkinkan pengunjung untuk melihat pemandangan yang indah dari semua arah tanpa terhalang oleh tebing atau karang besar. Pantai yang berpasir cokelat gelap ini menyimpan pemandangan yang luar biasa sehingga menjadikan Pantai Glagah tujuan yang patut diagendakan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-114" title="Laguna Pantai Glagah" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di Pantai Glagah, ada tiga tempat utama yang harus dilihat ketika pergi ke Glagah. Pertama, tepat di dekat pintu masuk, ada Dermaga Wisata. Tempat ini dikenal sebagai lokasi terbaik untuk bisa melihat keindahan pesisir ini secara keseluruhan. Lokasi ini juga nantinya direncanakan menjadi sebuah pelabuhan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-115" title="Bermain air di Pantai Glagah Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-2.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Beberapa ratus meter dari Dermaga Wisata ada laguna yang membagi Pantai Glagah menjadi dua &#8211; daerah di mana tanaman dan rumput tumbuh, dan gundukan pasir luas yang berbatasan dengan air. Laguna ini dibentuk oleh gelombang besar yang mengakibatkan air laut untuk masuk dalam tanah yang lebih rendah membentuk genangan besar, seperti danau.Tempat terakhir yang dapat dilihat berikutnya adalah wilayah untuk memancing. Anda bisa mencoba keberuntungan dalam memancing bersama para penduduk lokal yang juga sedang memancing di sana.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-116" title="Penjual Semangka Pantai Glagah" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Selain pemandangan alam, Pantai Glagah juga memiliki beragam fasilitas hiburan pantai, seperti berenang, bermain kano, perahu pedal, dan perahu motor. Jalan aspal di sekitar area juga cukup menyenangkan bagi para pengunjung yang ingin bersepedaan di tepi pantai. Jangan lupa untuk mencicipi ikan dan <em>seafood</em> yang dijual di warung, hidangan yang layak dicicipi. Area Pantai Glagah juga dikenal sebagai tempat populer untuk berkemah dan sarana pertemuan keluarga.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-117" title="Sunset Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/glagah-5.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p><strong>Alamat</strong>: Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°54&#8217;45.8&#8243; E110°3&#8217;59.5&#8243;</p>
<p>Penulis: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/pantai-glagah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasar Beringharjo, Pasar Tradisional Terpopuler di Jogja</title>
		<link>http://jogjos.com/id/pasar-beringharjo-pasar-tradisional-terpopuler-di-jogja/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/pasar-beringharjo-pasar-tradisional-terpopuler-di-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 02:28:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Menyelusuri pasar yang terletak di ujung Jalan Malioboro ini termasuk pengalaman yang cukup spektakuler. Hampir... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/pasar-beringharjo-pasar-tradisional-terpopuler-di-jogja/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-107" title="Pasar Beringharjo Yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-2.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Menyelusuri pasar yang terletak di ujung Jalan Malioboro ini termasuk pengalaman yang cukup spektakuler. Hampir semua kebutuhan primer dan sekunder yang dibutuhkan tersedia di pasar ini. Pilihan barang yang ‘kaya’ dan harga paling murah bisa ditemukan di sini.</p>
<p><span id="more-106"></span></p>
<p>Pasar tradisional terpopuler di Jogja ini memegang nilai sejarah dan filosofis yang tak terpisahkan dengan Keraton Jogja. Pasar tertua di Jogja ini merupakan salah satu  dari ‘catur tunggal’ dari perencanaan kota yang melambangkan fungsi ekonomis. Tiga ‘tiang’ lainnya adalah Istana, Alun-Alun Selatan, dan Alun-Alun Utara.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-108" title="beringharjo yogya" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Pasar Beringharjo mendapatkan namanya dari pohon beringin (Bering) berhubung dulunya area pasar adalah hutan pohon beringin. Nama itu diberikan oleh Hamengkubuwana IX dengan penambahan kata Harjo di belakangnya yang memiliki arti diharapkan membawa kesejahteraan. Oleh karena itu, Beringharjo adalah nama yang sesuai karena diharapkan dapat membawa kemakmuran bagi rakyat. Pusat perdagangan Beringharjo sudah berlangsung sejak 1758 dan telah melalui beberapa renovasi. Kini, para wisatawan menyebutnya sebagai tempat yang menyenangkan untuk berbelanja.</p>
<p>Apa yang bisa Anda temukan di pasar? Sebut saja, dan barang itu pasti ada! Beringharjo sekarang terdiri dari bangunan permanen meluas yang membentang dari Timur ke Barat. Pintu masuk utama adalah di sisi Barat menghadap Jalan Malioboro. Saat Anda masuk dari pintu utama, Anda akan menemukan lorong selebar 2 meter dengan berbagai warung Batik yang terbuka di sepanjang kanan dan kiri lorong. Membeli Batik di Pasar Beringharjo adalah pilihan yang tepat karena adanya beragam pilihan mulai dari yang termurah hingga berharga jutaan rupiah. Sungguh surga bagi pecinta Batik. Pakaian tradisional seperti blangkon, kebaya, <em>jarik,</em> sarung juga mudah ditemukan di sini. Mendekati tengah sisi barat, ada berbagai sandal, sepatu, dan tas yang dijual. Jangan lupa untuk tawar-menawar karena sistem ini jelas masih diterapkan di pasar tradisional ini. Masih di area barat, Anda juga dapat menemukan makanan ringan tradisional yang lezat yang menarik Anda untuk mencobanya.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-109" title="belanja batik pasar beringharjo yogya" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/beringharjo-3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di lantai kedua, Anda akan menemukan surga rempah-rempah dengan aroma semerbak memenuhi udara. Setiap jenis bumbu dan obat herbal dapat Anda temui di lantai ini. Ramuan tak biasa yang mungkin tidak ditemukan di pasar kecil dipastikan dapat ditemukan di sini. Lantai ketiga adalah area para pecinta barang <em>vintage </em>atau antik. Di lantai ini Anda akan menemukan produk antik seperti pakaian, sepatu, atau tas. Setelah capek keliling pasar untuk kebutuhan pokok, jangan lupa untuk berjalan-jalan di sebelah utara pasar di mana Anda dapat menemukan Kampung Cina. Di sini, Anda dapat menemukan uang kuno, kaset-kaset penyanyi terdahulu dan hal-hal unik lainnya.</p>
<p>Secara resmi, pasar tutup pada pukul 5 sore, namun daerah ini akan tetap sibuk dan ramai hingga subuh. Para pedagang yang bongkar muat barang-barang mereka adalah pemandangan umum setiap harinya. Biarpun demikian, Anda masih dapat menikmati Beringharjo di sore dan malam sambil ditemani berbagai jajanan seperti martabak dan klepon, dan juga gudeg yang tersedia di malam hari. Pasar ini sangat dianjurkan bagi mereka yang hanya memiliki waktu singkat di Jogja namun butuh satu tempat yang lengkap untuk mendapatkan semua barang yang dicari sebelum meninggalkan kota Jogja.</p>
<p><strong>Alamat</strong>: Jl. Pabringan 1, Yogyakarta 55122, Indonesia</p>
<p><strong>Phone</strong>: (0274) 515 871, 561 510<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°47&#8217;55.4&#8243; E110°21&#8217;54.7&#8243;</p>
<p>Teks: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/pasar-beringharjo-pasar-tradisional-terpopuler-di-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ratu Boko, Kompleks Candi di atas Bukit</title>
		<link>http://jogjos.com/id/ratu-boko-kompleks-candi-di-atas-bukit/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/ratu-boko-kompleks-candi-di-atas-bukit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 14:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar tiga kilometer dari Candi Prambanan berdiri sebuah kompleks candi lain yang bernama Ratu Boko.... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/ratu-boko-kompleks-candi-di-atas-bukit/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-97" title="candi boko yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sekitar tiga kilometer dari Candi Prambanan berdiri sebuah kompleks candi lain yang bernama Ratu Boko. Terletak 17 kilometer di sebelah timur kota Jogja, tepatnya di kabupaten Bokoharjo, sisa-sisa Kerajaan Mataram yang berdiri di sinilah dapat menjadi tujuan wisata Anda.</p>
<p><span id="more-96"></span></p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-21.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-99" title="candi ratu boko" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-21.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Menurut sejarah, kompleks ini dibangun oleh Rakai Panangkaran, seorang keturunan Dinasti Syailendra. Kompleks itu kabarnya ditemukan pada tahun 1790 dan bernama Abhayagiri Vihara yang memiliki arti biara di bukit yang penuh kedamaian. Tidak heran kabarnya tempat ini adalah tempat beribadah.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-100" title="kraton boko yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Terbagi menjadi empat daerah &#8211; pusat, tenggara, barat, dan wilayah timur &#8211; kompleks yang berada 196 meter di atas permukaan laut dan berdiri di area tanah seluas 250.000 meter persegi. Bagian tengah terdiri dari gerbang utama, candi pembakaran, kolam, teras persegi, dan <em>assembly hall</em>. Wilayah timur terdiri dari gua, ada Gua Lanang dan Gua Wadon, juga patung Buddha. Area tenggara meliputi ruang, platform, tiga candi, kolam, dan kompleks putri.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-101" title="kolam candi boko" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-3.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di daerah ini, juga ada sumur air suci ynag disebut <em>Amerta Mantana</em>. Sejarah mengatakan bahwa siapapun yang minum air dari mata air tersebut akan mendapat keberuntungan. Orang Hindu menggunakannya untuk Upacara Tawur Agung sehari sebelum Nyepi. Penggunaan air dalam upacara ini diyakini dapat mendukung pencapaian tujuan, yakni memurnikan diri kembali serta mengembalikan bumi dan isinya pada harmoni awalnya. Daerah barat kompleks ini terdiri dari perbukitan yang indah.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-102" title="sunset candi boko" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-5.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Meskipun Candi Ratu Boko dibangun oleh seorang Budha, unsur Hindu terlihat jelas. Hal ini dapat dilihat dari adanya Lingga dan Yoni, patung Ganesha, dan sebuah piring emas dengan tulisan &#8220;<em>Om Rudra ya namah swaha</em>&#8221; sebagai bentuk ibadah untuk Rudra, nama lain dari Shiva. Ini menandakan bahwa sang pendiri, Rakai Panangkaran, merupakan seorang Buddha yang memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap rakyatnya yang kebanyakan beragama Hindu.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-103" title="purnama candi boko" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/candi-boko-6.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di Plaza Andrawina, lokasi lain di kompleks ini, bisa jadi posisi paling tepat untuk menikmati pemandangan indah kota Jogja dengan Candi Prambanan dan Gunung Merapi sebagai latar belakang. Silakan tinggal lebih lama menjelang malam untuk menangkap sunset untuk menutup kunjungan di kompleks ini. Sungguh memesona!</p>
<p><strong>Alamat</strong>: Jalan Raya Jogja-Solo, Prambanan, Yogyakarta, Indonesia<strong></strong><br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°46&#8217;17.9&#8243; E110°29&#8217;24.9&#8243;</p>
<p>Penulis: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/ratu-boko-kompleks-candi-di-atas-bukit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan Malioboro</title>
		<link>http://jogjos.com/id/jalan-malioboro/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/jalan-malioboro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 16:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Jalan yang tak kunjung sepi ini wajib menjadi tujuan Anda jika bertandang ke kota Jogja.... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/jalan-malioboro/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-01.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-91" title="malioboro yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-01.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Jalan yang tak kunjung sepi ini wajib menjadi tujuan Anda jika bertandang ke kota Jogja. Konon katanya, Anda belum 100% menikmati Jogja jika belum sempat jalan-jalan ke Malioboro.</p>
<p><span id="more-90"></span></p>
<p>Jalan yang berjarak sekitar 1 km dari jantung kota Jogja dan 1,5 km dari Keraton Yogyakarta merupakan surganya belanja cinderamata. Area <em>one-stop-shopping </em>ini menawarkan beraneka pilihan suvenir dengan beragam harga &#8211; mulai dari yang murah hingga yang mahal. Akan menjadi pengalaman yang menarik ketika Anda ‘berburu’ dan menawar harga berbagai aksesori, pakaian, perhiasan, gantungan kunci, sandal, wayang kulit, miniatur sepeda dan becak, hiasan rumah tangga dan kerajinan seni lainnya di sepanjang trotoar ini. Koleksi batik di Malioboro juga dianggap sebagai surganya para pecinta batik. Jenis batik klasik maupun modern dalam berbagai model, warna dan harga, bisa Anda temukan di sini. Jika Anda pandai menawar, dijamin Anda akan sukses membawa pulang hasil belanjaan dengan harga yang relatif murah serta senyuman puas di wajah.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-03.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-92" title="malioboro" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-03.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Di sela belanja, istirahat sejenak untuk menikmati ‘tumpangan’ tradisional yang siap menanti di trotoar. Anda bisa naik becak Jogja menuju tempat pembuatan Bakpia atau sekedar naik Andong hingga ke ujung jalan dan berkeliling di sekitar alun-alun – sungguh sebuah pengalaman yang menyenangkan. Saat hari berganti malam, Jalan Malioboro akan ‘bersinar’ indah dengan dominasi warung makan lesehan dengan berbagai menu khas. Lagi, sebuah keunikan yang patut dicoba, apalagi jika acara santap malam Anda ditemani alunan musik dari musisi jalanan yang kian melengkapi <em>The Malioboro experience</em>.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-02.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-93" title="malioboro kakilima" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/02/malioboro-02.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Suasana dan pesona Malioboro bagaikan &#8216;magnet&#8217; di hati para pengunjungnya. Jika tidak ingin kembali untuk berbelanja, sekedar menyusuri atau melewati jalan di lain waktu sudah mampu menyerap suasananya yang eksotis. Tujuan wisata ini menawarkan lebih dari sekedar pusat perdagangan dan peningkatan perekonomian di kawasan ini, tetapi juga kenangan manis yang akan membuat Anda datang kembali.</p>
<p><strong>Alamat</strong>: Jl. Malioboro, Yogyakarta, Indonesia<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°47&#8217;34.9&#8243; E110°21&#8217;57.3&#8243;</p>
<p>Penulis: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/jalan-malioboro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agenda Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta VII 2012</title>
		<link>http://jogjos.com/id/agenda-pekan-budaya-tionghoa-vii-2012/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/agenda-pekan-budaya-tionghoa-vii-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 10:51:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 2 Feb 2012: jam 14:00 Lokasi di Jl.Ketandan, Pembukaan PBTY VII oleh Sri Sultan Hamengku... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/agenda-pekan-budaya-tionghoa-vii-2012/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/FBT1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-84" title="pekan budaya tionghoa yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/FBT1.jpg" alt="" width="360" height="210" /></a></p>
<p>Kamis, 2 Feb 2012: jam 14:00 Lokasi di Jl.Ketandan, Pembukaan PBTY VII oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Atraksi naga barongsay Isakuiki dan Naga Birawa, Wayang potehi untuk anak2, Lagu dan tarian &#8220;Yien Juen Hua&#8221; (Hakka), Dewi Kwan Im dan penyalaan api di mulut naga, Tari &#8220;Tangan Seribu&#8221; (Amour), Koor Bhakti Putera (lagu Kanlansu, Jangkrik Genggong, Satu Nusa Satu Bangsa), Tari Tibet (Fuqing), lagu dan tari &#8220;Tahun Baru Imlek&#8221; (PASTI, Max), Tari Rodatsari (Bantul), tari dan lagu &#8220;Musim Semi Tahun Ini yg Terindah&#8221; (Hakka, Fuqing, PASTI, Natya Lakshita), Shua Fa (kolaborasi tari, kaligrafi, musik oleh Sidik Martowijoyo, Didik Nini Thowok, Alex Dea), Lelang kaligrafi, Wayang potehi (umum.)<br />
<span id="more-83"></span><br />
Jumat, 3 Feb 2012: SD Olifant, SD Kalam Kudus, Wayang potehi untuk anak2, Atraksi naga barongsay Panbres, Lagu2 Mandarin (Rani, Ajiko), Sholawatan Jaman Akhir (Paguyuban Emprak Ponpes Kaliopak), Chinese Fan dance (Emperor), Yayasan Pelita Bangsa, Tai Chi (grup Happy; Bhakti Putera), Kesenian Papua, Kesenian Lampung, Wayang Potehi (umum), Komedi serial Sie Jien Koei episode &#8220;Klinthing Wasiat&#8221; (Marwoto, Den Baguse Ngarso, Joko Tirtono, dkk.; PUKJ), The Winda Band, Lagu2 Mandarin Ko Hua Sien dkk.</p>
<p>Sabtu, 4 Feb 2012: SD Bhinneka (mini operet &#8220;Zodiac&#8221;), SD Budi Utama, Wayang potehi unt. anak2, Naga barongsay Nabayo, Lagu2 Mandarin (Rusmin, mak Sek Nio, Swei Sien, Rani, Ajiko), Wushu anak2 (Sasana Sinduadi), Kirey Dancers, Gank X (Musik, Kelurahan Minggiran Mantrijeron), Ayodya (tarian), Kesenian Melayu, Lomba Karaoke Mandarin, Wayang potehi (umum), Golden Dragon band, Sulap (Demian&#8217;s Magic Academy)</p>
<p>Minggu, 5 Feb 2012: Lomba Nyanyi Puisi Mandarin kategori anak2 dan remaja, Tari &#8220;Golek Sri rejeki&#8221; oleh grup anak Kembang Rinontje, Musik- tari- paduan suara anak2 oleh AFC Taman Budaya Yogyakarta, Lagu-lagu Mandarin (Rani dan Ajiko), Naga Barongsay Naga Selatan, Wayang potehi unt. anak2, Lomba Nyanyi Puisi Mandarin kategori dewasa, tari &#8220;Sinjang Sinerat&#8221; (Sanggar Natya Lakshita), Hip Hop Dance (Beat Blaster), Kung fu aliran Nunchaku (Indonesia Nunchaku Club), LPMK kelurahan Ngupasan (tari klasik Jawa, gerak dan lagu), Penyerahan hadiah lomba nyanyi puisi Mandarin, Red in Black Band, Lomba karaoke Mandarin, Wayang potehi (umum), Musik Mandarin Country (Koh Bing dkk., INTI).</p>
<p>Senin, 6 Feb 2012 pkl. 17:30-22:00, di Kampung Ketandan: Line dance (Mbak Mar dkk.), Wayang potehi unt. anak2, Deaf Art Community (tari, pantomim, musik oleh remaja tuna rungu dan tuna wicara), Lagu2 Mandarin, Gerak dan Lagu (Fuqing), Orkes Kenthongan Suko Reno (grup lansia, Kec. Mergangsan), Tari Suku Han (Amour dance), Sthreek Band, Duet oleh Johnson, Kethoprak &#8220;Sampek Ingtay&#8221; (Didik Nini Thowok, Yu Beruk, paguyuban Tionghoa, dkk.), Wayang potehi (umum), Zonna Band (band indie)</p>
<p>Senin 6 Februari 2012 jam 18.00 &#8220;Karnaval Budaya Jogja Dragon Festival 2012&#8243;di Sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta.di Taman Parkir Abubakar Ali &#8211; Malioboro &#8211; Titik 0 Kilometer: Karnaval Jogja Dragon Festival (13 grup naga dari Yogya, Magelang, Semarang, Salatiga, Parakan, Sukabumi), disertai Bregada Prajurit, grup tari Sanggar Natya Lakshita, murid2 SDN Sedayu Bantul (tari Barong), Naga Lampion Terpanjang (116 meter dimainkan oleh anggota Yonif 403), Wushu (Pengprov. Wushu DIY), Liong Hoo Hap Hwee, tarian oleh Paguyuban YPMJ, Kendaraan lampion (PUKJ), Delapan Dewa (INTI), patung lampion (PASTI), Cabaret dance oleh Miracle EO. Penyerahan Piala Raja, Piala walikota, Piala Panitia untuk grup2 naga terbaik; dan Piala Wagub DIY, Piala Wawali, Piala Panitia untuk peserta karnaval paling menarik. Penutupan PBTY VII oleh Sultan Hamengku Buwono X dan Kembang Api show oleh Bola Party Fireworks.</p>
<p>Peserta Jogja Dragon Festival: Yogya ( Panbres, Isakuiki, Skatel AAU, Naga Selatan, Putera Mataram), Semarang (Naga Hijau, Naga Damai, Naga Doreng Yonarhanudse 15), Parakan (Satya Bhakti), Magelang (Naga Guntur Geni Armed 11 Pustrap, Sembilan Naga), Salatiga (Lung Shen Hwee), Sukabumi (Suryakencana).</p>
<p>Penyelengara event budaya ini adalah Pemerintah Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Jogja Chinese Art and Culture Center (JCACC).</p>
<p>Pusat Seni dan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PSBTY)</p>
<p>Email: jogjachineseartandculturecentre@yahoo.com</p>
<p>Kantor: Jalan Poncowinatan No. 20, Yogyakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/agenda-pekan-budaya-tionghoa-vii-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Parangtritis, Pantai Terpopuler di Laut Selatan</title>
		<link>http://jogjos.com/id/pantai-parangtritis-pantai-terpopuler-di-laut-selatan/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/pantai-parangtritis-pantai-terpopuler-di-laut-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 02:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Tiga dari lima orang di Jogja akan menyebut nama Pantai Parangtritis jika Anda bertanya informasi... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/pantai-parangtritis-pantai-terpopuler-di-laut-selatan/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-01.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-76" title="pantai parangtritis jogja 1" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-01.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Tiga dari lima orang di Jogja akan menyebut nama Pantai Parangtritis jika Anda bertanya informasi soal pantai apa yang wajib dikunjungi di Jogja. Sementara Parangtritis bukan satu-satunya pantai yang ada di Jogja, pantai ini jelas salah satu yang terpopluer. Pantai berpasir semi abu-abu &#8211; yang terletak 27 km kearah selatan kota Jogja &#8211; memang memiliki daya tarik tersendiri. Di bagian barat pantai ini adalah kumpulan bebatuan dan di bagian timur dilanjutkan akses ke Pantai Parangkusumo, Pantai Depok, bukit pasir &#8211; pemandangan yang sama indahnya.</p>
<p><span id="more-75"></span><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-06.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-77" title="pantai parangtritis jogja 2" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-06.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Anda mungkin tidak perlu membawa pakaian renang karena pengunjung memang dilarang untuk berenang di pantai ini. Alasan terbesar adalah karena gelombangnya yang cukup ganas. Namun ada juga yang mengaitkan hal ini dengan legenda Ratu Laut Selatan (Nyai Roro Kidul) yang memiliki kerajaan dan mengontrol Laut Selatan. Cerita mengatakan bahwa Pantai Parangtritis adalah pintu gerbang masuk ke kerajaan Nyai Roro Kidul. Adapun kepercayaan yang mengatakan bahwa pengunjung harus menghindari mengenakan pakaian warna hijau ketika berkunjung Pantai Parangtritis. Pasalnya, hijau adalah warna kesukaan Nyai Roro Kidul dan dapat membawa petaka bagi siapa saja yang memakai warna tersebut di Laut Selatan. Biarpun dilarang untuk berenang, bermain dengan air yang menepi ke pantai sama serunya. Lelah bermain di pasir, coba saja naik kereta kuda (bendi) hingga ke ujung pantai &#8211; sebuah pengalaman yang menyenangkan. Pilihan lain, bermain layang-layang atau mengendarai ATV yang ditawarkan Parangtritis untuk hiburan tambahan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-04.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-78" title="pantai parangtritis yogyakarta 3" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-04.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Senja di Parangtritis selalu ditunggu oleh wisatawan dan fotografer. Sunset di sini seindah matahari terbenam di pantai lainnya. Menunggu matahari sambil menyeruput es kelapa muda yang ditawarkan di sepanjang pantai adalah kepuasan lain. Di saat hari berganti malam, para pedagang di sepanjang pantai juga berganti dari penjaja minuman dingin menjadi jagung bakar. Banyaknya hotel, penginapan, dan restoran yang terletak dekat pantai dengan harga yang terjangkau, dapat mengakomodasi keinginan Anda untuk bermalam di daerah ini.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-05.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-79" title="senja pantai parangtritis jogja " src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-05.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sejarah Parangtritis sama menariknya untuk dipelajari. Nama Parangtritis sendiri berasal dari seorang pelarian dari jaman Majapahit yang datang ke pantai ini untuk bermeditasi. Saat itu, dia melihat tetesan air (Tumaritis) dari batu (Parang). Jadilah ia menamakan tempat itu Parangtritis. Parangtritis juga dipercaya sebagai tempat yang sama sakralnya dengan Keraton Jogja dan Gunung Merapi yang merupakan tiga poin penting di Jogja yang tak terpisahkan. Karena itu, sering diadakan ritual rutin di Parangtritis. Setiap hari Selasa dan Jumat Kliwon, nelayan dan pengunjung akan membuang sesajen dan bunga ke laut yang dipersembahkan untuk Nyai Roro Kidul. Ritual yang disebut Labuhan ini, juga dipraktekkan oleh Istana, dan dimaksudkan untuk memohon keselamatan dan berkah dari Tuhan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-03.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-80" title="sunset di parangtritis" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/parangtritis-yogyakarta-03.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p><strong>Lokasi</strong>: Jl. Parangtritis km 28 Yogyakarta 55188, Indonesia<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S8°1&#8217;29.7&#8243; E110°19&#8217;57.2&#8243;</p>
<p>Teks: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/pantai-parangtritis-pantai-terpopuler-di-laut-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taman Sari</title>
		<link>http://jogjos.com/id/taman-sari/</link>
		<comments>http://jogjos.com/id/taman-sari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 04:53:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JogJos</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obyek Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjos.com/id/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Taman Sari adalah sebuah warisan budaya Jogja unik lainnya. Istana ini dibangun dengan fungsi utama... <a class="meta-more" href="http://jogjos.com/id/taman-sari/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-01.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-65" title="tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-01.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Taman Sari adalah sebuah warisan budaya Jogja unik lainnya. Istana ini dibangun dengan fungsi utama sebagai tempat relaksasi untuk Sultan, namun menyimpan fungsi lain sebagai area meditasi, daerah pertahanan, dan tempat bersembunyi.</p>
<p><span id="more-64"></span></p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-02.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-66" title="gerbang tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-02.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sejarah menceritakan bahwa pada pertengahan abad ke-18 setelah Perjanjian Giyanti, Sultan Hamengkubuwana I menuntut untuk dibangun sebuah istana yang berada tepat di antara garis imajiner yang menghubungkan Pantai Parangtritis dan Gunung Merapi. Di titik tersebut terdapat sebuah air mancur dimana menjadi lokasi Taman Sari dibangun. Taman Sari terletak 500 meter ke selatan Keraton dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-03.jpg"><img class="size-full wp-image-67 aligncenter" title="tangga kolam tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-03.jpg" alt="" width="400" height="600" /></a></p>
<p>Taman Sari atau dalam bahasa Inggris memiliki arti &#8216;Beautiful Gardens’, persis  menggambarkan bagaimana istana ini dibangun; ada 18 taman air, bunga dan tanaman yang diletakkan pada pulau-pulau buatan, dan paviliun yang dikelilingi oleh danau-danau buatan. Dibangun oleh arsitek asal Portugis, Taman Sari terdiri dari bangunan seperti masjid, ruang meditasi dan kolam renang. Kompleks ini efektif digunakan pada tahun 1765-1812. Biarpun dibangun oleh seorang Portugis, bangunannya menunjukkan detail konstruksi dengan karakter Jawa yang kental. Saat ini, lingkungan Taman Sari &#8211; yang dulunya kebun buah &#8211; ditempati oleh penduduk dan dikenal sebagai Kampung Taman. Kampung Taman kini dikenal dengan pengrajin batiknya, dan bahkan ada penduduk yang membuka kelas untuk pengunjung yang ingin belajar membatik.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-04.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-68" title="kolam tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-04.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Obyek utama di Taman Sari adalah sebuah kolam besar yang dikelilingi oleh tembok setinggi 6 meter. Kolam ini digunakan oleh istri-istri Sultan untuk mandi. Tak jauh dari kolam ada bangunan menara yang dikenal sebagai tempat di mana Sultan dapat menonton istri-istrinya mandi. Fitur lain di sini adalah masjid bawah tanah berbentuk silinder yang dibangun dengan dua lantai dengan dinding ruangk osong yang menggambarkan jendela. Di compartment ini, terdapat kolam kecil bulat dengan empat tangga yang bertemu di atas kolam tersebut &#8211; sungguh sebuah desain yang artistik dan menarik. Lalu, ada terowongan bawah tanah yang mengarah ke lorong-lorong di sekeliling Taman Sari. Legenda mengatakan bahwa ada sebuah terowongan rahasia yang menghubungkan Taman Sari dengan istana Ratu Selatan (Nyai Roro Kidul) di Laut Selatan.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-05.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69" title="kolam dalam tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-05.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Sejak wafatnya Sultan Hamengkubuwana I, Taman Sari terabaikan, sebagian besar alasannya karena karya-karya hidrolik yang dimiliki Taman Sari cukup sulit untuk dipertahankan. Kebun-kebun pun terabaikan dan beberapa bangunan juga mengalami kerusakan saat Perang Jawa. Gempa bumi pada tahun 1867 juga menghancurkan beberapa bangunan dan fitur air pun mengering. Pada awal 70-an, pemugaran telah dilakukan namun yang betul-betul ‘dipulihkan’ adalah kompleks pemandian.</p>
<p><a href="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-06.jpg"><img class="size-full wp-image-70 aligncenter" title="gerbang barat tamansari yogyakarta" src="http://jogjos.com/id/wp-content/uploads/2012/01/tamansari-06.jpg" alt="" width="400" height="600" /></a></p>
<p><strong>Alamat</strong>: Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta 55133, Indonesia<br />
<strong>Koordinat GPS</strong>: S7°48&#8217;36.4&#8243; E110°21&#8217;34.2&#8243;</p>
<p><strong>Jam Buka:</strong> Senin &#8211; Minggu, pukul 09.00 &#8211; 15.30 WIB<strong></strong></p>
<p><strong>Tiket:</strong></p>
<ul>
<li>Wisatawan Domestik: Rp 3.000</li>
<li>Wisatawan Mancanegara: Rp 7.000</li>
<li>Guide: nego (Rp 10.000 &#8211; Rp 20.000)</li>
</ul>
<p>Teks: Sheila Oktya F.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjos.com/id/taman-sari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

